Sabtu, 22 Mei 2010

KERINDUAN YANG MENDALAM



akhirnya ku bisa tertawa riang
setelah kucuran keringat datang tak henti

sekarang aku ingin memberi senyum pada mereka
yang dulu pernah aku tinggalkan karna kebodohan akan emosi yang terlalu tinggi

maafkan aku telah mencampakkan mu
dari ribuan kata-kata yang dulu sering ku dendangkan untuk mu
namun yakin akan satu
tak ada yang berubah dari jiwa yang masih saja hina dan bodoh ini

karna aku masih mengembara menyusuri dunia yang semakin renta
untuk mendapatkan mu
ya....mendapatkan apa yang selalu kami inginkan sebenarnya

ini tentang kasih sayang....
yang tak mungkin terpajang rapih di etalase pertokoan
dan juga yang tak terbayar akan apa yang ada di dunia ini
karna aku, kami, mereka tak pernah lelah untuk mendapatkan itu.....

saat bunda mulai larut dalam keheningan
saat ayah tak lagi pulang membawa bingkisan kecil untuk sang buah hati....

kami, kita, mereka, kamu, dia, dan semua...
kita kelak akan sendiri
dalam renungan panjang mendekap angan dan mimpi yang semakin tinggi
namun satu yang akan melekat di hati....
tentang KASIH SAYANG
AKAN DEKAP BUNDA DAN AYAH YANG KINI HILANG....

buat kalian yang tercinta yang kini telah ada di sana bersama dekapan sang pencipta.....
boleh aku teteskan air mata disini? walau aku telah berjanji untuk tak menghabiskan butiran ini dengan sia-sia...tapi kerinduan ini sedang bergejolak dan ingin mendekap erat tubuh kalian...doa ku mengiringi di setiap doa ku....semoga kebahagiaan kalian di sana menjadi milik kalian yang abadi....

4 komentar:

  1. Ini puisi untuk kedua orang tua yah? Salam kenal juga :)

    BalasHapus
  2. iya lagi rindu sama almarhum.....

    BalasHapus
  3. the michi.....paan tuch artinya sob???
    he...he...he....

    BalasHapus