Jumat, 14 Mei 2010

delet inisial "f"

ok mulai saat ini, mulai detik ini gua delet inisial "f" dari cerita gua
semua tentang lo gua buang jauh-jauh.
nyerah???ga juga, cuma cape aja..
mungkin kata temen gua bener, gua terlalu sakit, gua terlalu muluk....
ok semua sudah berakhir.
sekarang buka lagi mata lebar-lebar, kembali menyapa sekitar....
gua sadar, gua ga layak buat diri lo "f", gua hina lebih hina dari apa yang ada di tanah

tapi makasih "f" lo sempet buat gua gila n mati rasa akan kesejukan lo...

mungkin emosi (ya mungkin benar)
karna gua udah terlalu cape buat tau siapa diri lo....

yang berjasa tapi yang terlupakan

aku tau wajah mu mulai keriput, aku pun bisa melihatnya itu.
namun tidak untuk jiwa yang kamu miliki, di dalam sana masih ada detak yang menggebu" ketika kamu mendengarkan lantunan lagu perjuangan, seakan kamu sedang bermain atau sekedar inmemoriam dengan sobat lama mu yang entah itu gugur di kala perang, atau gugur dalam perjuangan melawan cercaan kampung tengah.
aku yakin jasa mu akan merah putih itu sangat besar kala itu, bahkan hantaman ombak tak pelak mengalahkan emosi yang kalian harapkan.
demi kata MERDEKA, demi hidup LAYAK tentunya, begitu celoteh mu setiap kali kita bercumbu pasir di kala menanti hadirnya senja.

kaki mu masih saja kokoh saat kita beradu lari, bahkan aku yang merasa anak muda saja terengah" mengejar mu...

kamu masih seorang yang gagah, walau balutan kain lusuh selalu melekat di tubuh mu.
tapi aku tak pernah tau mengapa selalu kamu kenakan ikat pinggang yang sudah berkarat?

'ini kenang"an dari seorang kawan, dia menitipkan ini untuk istrinya dulu, namun sampai detik ini aku belom bertemu dengan orang yang beliau tuju.mungkin bila aku jodoh dengan orang tersebut dan bertemu, akan ku sematkan ikat pinggan berlogo merah putih ini di pinggang nya'. begitu cerita nya dengan wajah yang entah terjutu jauh kemana arahnya...

tapi sayang cu' sekarang terlalu banyak konspirasi yang memenjarakan kalian, kalian menghirup udara segar, namun kalian sebenernya sedang terpenjara dalam sangkar. tak habis pikir aku akan liukan otak jaman sekarang, apa didikan mereka yang terlalu pintar atau mereka senang di pintari oleh orang pintar????

mungkin usianya kini sudah lebih dari 1 abad, dan mungkin selama 1 abad ini dia masih menguasai taktik dan intrik yang jeli...

sudah lah pak tua, jangan kita bicarakan akan itu, karna kamu tak akan berhenti nantinya, aku tak ingin melihat kamu memperlaga kan gerakan dulu ketika di medan perang, aku kasihan takut-takut urat-urat mu akan berpindah haluan nantinya...

"memang aku tak sengaja menemui sosok tua ini, karna dandananya yang sangat sederhana, dan setia memboseh sepeda kumbang kemana pun dia pergi. bahkan tak banyak orang yang mengganggap dia adalah orang gila. tapi bagiku tidak, dia adalah sosok yang BERHARGA, NAMUN KINI TERLUPAKAN OLEH TERJANGAN SANG AWAN YANG BERANJAK MENJADI HITAM."

setiap kali aku pergi ke tepi pantai, rehat sejenak untuk menghilangkan penat, selalu saja aku melihat sosok renta ini, sampai akhirnya kita bercengkrama kecil, dan mulai aku sering menyambangi rumah nya yang letak nya tak jauh dari bibir pantai.

sering aku melihatnya sekedar berdendang lagu belanda, bahkan kadang iya menyanyikan lagu merah putih yang tak ku kenal syairnya.
namun sangat merdu dan penuh penghayatan ketika iya dendangkan..


>usikan kecil keitka kita sedang rebahan menatap langit< "apa semangkok beras?" aku terkejut, melihat seorang berpakaian militer mendatangi rumah nya sambil memberi semangkok beras.... "apa ini?"laju tanyaku terheran, namun hanya terlontar di dalam hati sambil ku kerutkan kening ku "apa dia minta-minta ke tetangga untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari?" semakin bingung aku ketika itu baik lah mulai besok akan ku bawakan dia roti, telor dan makanan bergizi lain nya agar dia tak lagi minta-minta pada tetangga nya.... >beberapa bulan kemudian<

kenapa orang ini kembali datang pada saat kita sedang asik berdiskusi, dan dia kembali memberikan semangkok beras????
semakin penasaran aku di buat nya...

dengan tidak mengurangi rasa hormat ku pada sosok gagah di samping ku, akhirnya ku beranikan diri untuk bertanya....

'kek siapa orang itu?
dan mengapa setiap kali dia kesini, dia selalu membawakan semangkok beras untuk kakek?
apa kakek minta-minta sama dia?
apa makanan yang aku beri ini kurang kek?' desak ku

sudah, jangan kamu taruh emosi disini, tak baik kita nantinya. jamuan sore ini nikmat lho, dan ada buah-buahan segar pula..."jawab sang kakek, mungkin berniat mengalihkan arah pertanyaan yang aku lontarkan...

tapi kek...."rengek ku pada nya"

ok kakek akan cerita
" jadi beberapa bulan belakangan ini, kakek mulai di perhatikan oleh negara, ya walau kami sebenernya kutu yang sangat mengusik kehidupan mereka"

tapi apa dengan semangkok beras mereka mebalas jasa kakek? lalu buat apa dulu kakek tumpahkan darah untuk negri yang kini hina?

sudah kakek bilang pada mu, jangan kamu tumpahkan emosi di lumbung tua ini, karna bisa runtuh nanti senja yang sedang kita cumbu....
tapi kakek cukup bersyukur....cu'

"apa cukup kek semangkok beras menyambung nyawa mu untuk 7 hari, 14 hari, atau bahkan 30 hari kedepan????"

lebih dari cukup.....karna kakek ga pernah minta negara memberi kakek rupiah atau apapun itu, tapi dalam hati kakek, kakek hanya menekan kan apa yang bisa kakek beri untuk negara yang semakin renta ini....

terdiam dan tak henti menatap semakin jauh aku kedalam sosok penuh ketenangan ini...

"sangat hina, mungkin kalian adalah binatang yang hidup di antara manusia"geming ku jauh di lubuk hati

mereka yang dulu tak pernah mengenal
apa sedang melaksanakan ibadah
apa itu sedang makan
ataupun kala sedang bersandar sejenak
ketika mendengan suara peluti, mereka segera terjaga dan mengacungkan bambu runcing
tapi kini...
apa????
apa balasan nya?????

mungkin tidak di nergi ini kamu merasakan hidup layak dan merdeka...
namun aku yakin, di negri yang kekal nantinya
kamu sosok yang paling di agungkan dan memiliki tihtah tingkat tinggi....

minta solusi

kawan" pernah ngerasain suntuk berkepanjangan ga??????
ngerasa bete berlebihan...
ngerasa bibir pecah-pecah,
otak mengkerut
gigi mulai keriput...
n nyali menciut.....

apa sich yang biasanya bikin kalian bisa bete berkepanjangan sampe berlebihan dan overlimit edition????

kalo masalah nya cinta kira" seberapa sering kalian mengalami hal tersebut???
yang ampe nunggu berhari" di halte bus cuma pengen liat senyum nya si dia, padahal si dia kaga pernah naek angkot, coz sopir pribadinya selalu mengantar jemput si dia????

lalu kalo masalah kerjaan berapa persen biasanya kalian sering alamin?????

terus kalo masalah pertikaian hati seberapa sering????

terus solusinya biasanya gimana?????

ini bukan poling ya....tapi ini cuma iseng aja soalnya ane lagi ngerasa boring sama rutinitas uy.....yang ga pernah ada bedanya kaya yang kemaren"
sape tau kalian bisa kasih saran yang cukup mengejutkan dan bisa merubah warna warni permen nano nanonya hidup ane.....

nuhun....
makasih....
thanks....

LOMBA PUISI: sang cerpenis bercerita

ALAMAK APA ITU?????


ehm....
prikitiw......
switswiu......

kibasan angin membelai rambut pirangnya yang panjang
sontak membawa decit kagum para penghuni pangkalan ojek boseh.

suasana kian memanas kala itu
melebihi panas terik mentari yang menyambangi tubuh mereka

wangi minyak telon menyusip kehidung kala itu
entah siapa yang ngenakannya
tapi tak halau laju pandang kami kala itu
atas sosok cantik yang kami lihat di pangkalan....

liat belakangnya aja udah bohai...
boncengan nya itu lho...
ga tahan bray........
hum....
air liur mulai bercucuran
bak anjing gila yang sedang mengincar mangsa
tak menghiraukan seruan orang sekitar......

seliwir angin membawa kita semakin dekat akan sosok kala itu
tak penat mengatur posisi dengan cara membabi buta

namun tiba-tiba semua menggila....
ketika tiupan angin dari terjangan bus yang melaju kencang
menggerakan rok yang iya kenakan...

mak' kok tales bogor....
jiah' lebat kali bulu kaki mu.....

sayang cantik....
kami terjatuh sesaat
karna betis dan bulu kaki mu
tak ada bedanya dengan punya kami....


dalam rangka mengikuti lomba yang diadakan oleh sang cerpenis bercerita
vixio

oh ya aku ingin buku yang judulnya
5cm karya donny dimantoro